Kejaksaan Negeri Yogyakarta

SEKILAS MENGENAI KEJAKSAAN NEGERI YOGYAKARTA

 

Kejaksaan Negeri Yogyakarta dalam kedudukannya sebagai lembaga pemerintahan (dibawah Kejaksaan Tinggi D.I.Yogyakarta dan Kejaksaan Agung R.I.) melaksanakan kekuasaan negara dibidang penuntutan serta kewenangan lain berdasarkan peraturan perundang-undangan di wilayah hukum yang meliputi seluruh wilayah Kota Yogyakarta.

Kota Yogyakarta yang terkenal dengan berbagai macam predikat seperti Kota Pelajar, Kota Wisata, Kota Budaya, dan Kota Gudheg memiliki luas wilayah tersempit dibandingkan dengan 4 daerah lainnya di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yaitu 32,5 Km². Dengan luas tersebut, Kota Yogyakarta terbagi menjadi 14 Kecamatan, 45 Kelurahan, 617 RW, dan 2.531 RT, serta dihuni oleh 388.088 jiwa (data BPS per 17 Agustus 2010) dengan kepadatan penduduk rata-rata 15.000 jiwa/Km². Kota Yogyakarta yang berkedudukan sebagai ibukota Propinsi DIY merupakan satu-satunya daerah yang berstatus Kota di samping 4 daerah lainnya yang berstatus Kabupaten. Kota Yogyakarta terletak ditengah-tengah Propinsi DIY yang terbentang antara 110o 24I 19II sampai 110o 28I 53II Bujur Timur dan 7o 15I 24II sampai 7o 49I 26II Lintang Selatan dengan ketinggian rata-rata 114 m diatas permukaan laut

Berdasarkan Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : PER-009/A/JA/01/2011 tanggal 24 Januari 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia, Kejaksaan Negeri Yogyakarta yang beralamat di Jalan Sukonandi Nomor 06 Yogyakarta termasuk Kejaksaan Negeri tipe A dengan Susunan Organisasi yang terdiri dari :

  1. Kepala Kejaksaan Negeri Yogyakarta (Kajari);
  2. Kepala Sub Bagian Pembinaan (Kasubbagbin);
  3. Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel);
  4. Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum);
  5. Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus);
  6. Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun)

Kegiatan di Kejaksaan Negeri Yogyakarta senantiasa dilaksanakan dengan berpedoman pada ketentuan-ketentuan yang ada, baik Peraturan Perundang-Undangan, Peraturan Jaksa Agung (Perja) / Keputusan Jaksa Agung (Kepja), Instruksi Jaksa Agung (Insja), Surat Edaran Jaksa Agung (Seja), maupun petunjuk lainnya yang diberikan oleh pimpinan Kejaksaan R.I. Penekanan kinerja lebih diarahkan kepada petunjuk dan tugas dari pimpinan, antara lain :

  1. Peningkatan profesionalisme aparatur Kejaksaan, peningkatan manajerial/administrasi;
  2. Peningkatan disiplin, moral, dan integritas kepribadian setiap pegawai;
  3. Mewujudkan kembali rasa kepercayaan masyarakat terhadap kinerja lembaga Kejaksaan;
  4. Menyelesaikan semua tugas yang dipikul khususnya penanganan perkara dengan senantiasa memperhatikan rasa keadilan masyarakat;
  5. perubahan mind set dan cultural setting.

Dengan prinsip selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, Kejaksaan Negeri Yogyakarta menyediakan layanan informasi tentang kasus yang ditangani, nama jaksa, dan tanggal sidang yang bisa diakses secara langsung. Begitu memasuki kantor ini, para tamu/pengunjung akan melihat layar monitor berukuran cukup besar yang menayangkan informasi mengenai kasus dan jaksanya. Selain itu, disediakan juga ruang pelayanan hukum yang diperuntukan bagi semua masyarakat yang ingin memperoleh advice di bidang hukum ataupun mengadukan permasalahannya serta bila ingin melaporkan kejahatan yang terjadi.

Bagi Kejaksaan Negeri Yogyakarta upaya untuk mencapai target sesuai harapan merupakan suatu tantangan yang tidak mudah meskipun harus tetap dilaksanakan, Kejaksaan Negeri Yogyakarta menyadari bahwa proses penangan perkara tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan. Berbagai perkara kejahatan ataupun pelanggaran senantiasa meningkat baik secara kuantitas maupun kualitas. Demikian pula dalam pembaharuan modus operandi termasuk dalam pembuktian mens rea (sikap batin) dan actus reus (perbuatan pelaksanaan).

Sebagai salah satu institusi penegak hukum, Kejaksaan Negeri Yogyakarta tentu memiliki harapan-harapan dalam pelayanan terhadap masyarakat melalui penanganan perkara yang sederhana, cepat dan berbiaya murah. Pelaksanaan kekuasaan negara itu senantiasa diusahakan berdaya guna, berhasil guna secara berkesinambungan, terarah dan komprehensif. Setiap tahun, Kejaksaan Negeri Yogyakarta senantiasa mengembangkan dan mereformasi diri agar mampu menyesuaikan diri dengan perangkat perundang-undangan baru ataupun dengan harapan-harapan masyarakat. Demikian pula di tahun ini, Kejaksaan juga telah melakukan serangkaian langkah dan upaya pelaksanaan tugas secara maksimal dan optimal.

 

Copyright 2014. Powered by etoro review. | KEJAKSAAN NEGERI YOGYAKARTA | Jl. Sukonandi No. 6 Yogyakarta | Telfon (0274) 512521 | Fax.(0274) 587517 |